Watson Journal Of Nursing https://e-journal.stikesgunungmaria.ac.id/index.php/wjn <p><strong>Watson Journal Of Nursing (WJN)</strong> adalah jurnal ilmiah mengenai ilmu keperawatan dan ilmu kesehatan yang dikelola oleh <strong>STIKes Gunung Maria Tomohon</strong> yang berdiri pada Januari 2022 yang merupakan <em>open acces journal</em> atau jurnal yang bisa diakses secara terbuka oleh pembaca. <strong>Jurnal WJN</strong> terbit secara online 2 (dua) kali dalam setahun (<strong>April dan November</strong>). Dosen dan praktisi keperawatan dan kesehatan dapat memasukkan artikelnya untuk dipublikasi oleh Jurnal <strong>WJN</strong> dengan melewati tahapan pemeriksaan oleh Editorial Team dan Reviewer.</p> <p>Penanggung jawab <strong>WJN</strong> adalah Ibu <strong>Henny Y. Pongantung, NS.,MSN.,DN.,Sc,</strong> dengan Ketua Redaksi adalah Ibu <strong>Dr. Vione D. O. Sumakul, S.Kep.,Ns.,M.Kep</strong> yang membawahi tim editorial dan pengelola <strong>WJN</strong>. </p> <p> Reviewer untuk <strong>WJN</strong> berasal dari berbagai institusi perguruan tinggi yang ada di Indonesia dengan latar belakang pendidikan kesehatan, berpengalaman dalam penelitian dan penulisan artikel untuk jurnal terindeks dan yang telah memenuhi persyaratan untuk menjadi reviewer artikel dan jurnal ilmiah.</p> STIKes Gunung Maria Tomohon id-ID Watson Journal Of Nursing 2829-3126 GAMBARAN KUALITAS TIDUR PADA PERAWAT RUANGAN BEDAH DI RSUD X TAHUN 2025 https://e-journal.stikesgunungmaria.ac.id/index.php/wjn/article/view/134 <h2>ABSTRAK</h2> <p>World Health Organization menempatkan stres sebagai penyakit urutan ke-4 di dunia. Saat stres, tubuh akan mensekresi kortisol yang dapat mengaktivasi saraf simpatis sehingga menyebabkan gangguan tidur. Gangguan psikologis juga dapat menyebabkan penurunan kualitas tidur. Tujuan: Mengetahui hubungan tingkat stres terhadap kualitas tidur pada Perawat Ruangan Bedah di RSUD X Tahuna tahun 2025. Metode: Desain penelitian ini adalah analitik observasional dengan metode potong lintang yang menggunakan kuesioner PSQI. Total sampling sebanyak 15 responden dan dianalisis menggunakan SPSS 25.0 dengan uji <em>Statistic Descriptive</em>. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar perawat memiliki kualitas tidur buruk yaitu dengan presentase 46.66%,&nbsp; kualitas tidur sedang 4 perawat (26.66%), kualitas tidur ringan 2 peratwat (13.33%), dam 2 perawat (13.33%) lainnya memiliki kualitas tidur normal. stres dengan kualitas tidur pada perawat. Kesimpulan: Sebagian besar perawat ruangan bedah di RSUD X memiliki kualitas tidur buruk.</p> <p><strong>Kata Kunci : </strong><em>Kualitas Tidur, Perawat</em></p> Melany Ifka Wangi Kobis Stella Rasu Rasu Hak Cipta (c) 2025 Melany, Ifka, Stella https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 2025-11-30 2025-11-30 4 1 1 5