Optimalisasi Kemampuan Bersosialisasi Anak Tuna Grahita Melalui Program Stimulus Interaksi Sosial Berbasis Aktivitas Kelompok
Kata Kunci:
Anak tuna grahita, Interaksi sosial, Aktivitas kelompokAbstrak
Anak tuna grahita memiliki keterbatasan dalam fungsi intelektual dan kemampuan adaptif yang berdampak pada rendahnya keterampilan interaksi sosial. Kondisi ini menuntut adanya intervensi yang terstruktur dan berkelanjutan guna mengoptimalkan kemampuan bersosialisasi mereka. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan interaksi sosial anak tunga grahita melalui program stimulus interaksi sosial berbasis aktivitas kelompok yang dilaksanakan di Panti Tuna Grahita Santa Anna Tomohon. Metode yang digunakan meliputi observasi awal, perencanaan program, pelaksanaan aktivitas kelompok, serta evaluasi perkembangan peserta.Aktivitas kelompok dirancang dalam bentuk permainan edukatif, simulasi peran, diskusi sederhana, dan Kerjasama tim yang menekankan pada komunikasi, empati, dan keterampilan berbagi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan anak dalam memulai percakapan, merespon instruksi, bekerja sama, serta menunjukkan sikap saling menghargai. Anak-anak tampak lebih percaya diri dalam berinteraksi dengan teman sebaya maupun pendamping. Pendekatan berbasis aktivitas kelompok terbukti efektif karena memberikan kesempatan belajar melalui pengalaman langsung dalam suasana yang menyenangkan dan suportif.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Eireine Pandoh, Meylani Wowor, Stella Rasu, Kansia Terok

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.


