GAMBARAN KUALITAS TIDUR PADA PERAWAT RUANGAN BEDAH DI RSUD X TAHUN 2025

GAMBARAN KUALITAS TIDUR PADA PERAWAT RUANGAN BEDAH DI RSUD X TAHUN 2025

Penulis

  • Melany Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Maria Tomohon
  • Ifka Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Maria Tomohon
  • Stella Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Maria Tomohon

Abstrak

ABSTRAK

World Health Organization menempatkan stres sebagai penyakit urutan ke-4 di dunia. Saat stres, tubuh akan mensekresi kortisol yang dapat mengaktivasi saraf simpatis sehingga menyebabkan gangguan tidur. Gangguan psikologis juga dapat menyebabkan penurunan kualitas tidur. Tujuan: Mengetahui hubungan tingkat stres terhadap kualitas tidur pada Perawat Ruangan Bedah di RSUD X Tahuna tahun 2025. Metode: Desain penelitian ini adalah analitik observasional dengan metode potong lintang yang menggunakan kuesioner PSQI. Total sampling sebanyak 15 responden dan dianalisis menggunakan SPSS 25.0 dengan uji Statistic Descriptive. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar perawat memiliki kualitas tidur buruk yaitu dengan presentase 46.66%,  kualitas tidur sedang 4 perawat (26.66%), kualitas tidur ringan 2 peratwat (13.33%), dam 2 perawat (13.33%) lainnya memiliki kualitas tidur normal. stres dengan kualitas tidur pada perawat. Kesimpulan: Sebagian besar perawat ruangan bedah di RSUD X memiliki kualitas tidur buruk.

Kata Kunci : Kualitas Tidur, Perawat

Unduhan

Diterbitkan

2025-11-30

Cara Mengutip

Melany, Kobis, I. W., & Rasu, S. R. (2025). GAMBARAN KUALITAS TIDUR PADA PERAWAT RUANGAN BEDAH DI RSUD X TAHUN 2025: GAMBARAN KUALITAS TIDUR PADA PERAWAT RUANGAN BEDAH DI RSUD X TAHUN 2025. Watson Journal Of Nursing, 4(1), 1–5. Diambil dari https://e-journal.stikesgunungmaria.ac.id/index.php/wjn/article/view/134

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama